Branding, mungkin kata ini terdengar masih asing atau mungkin sangat familiar, namun kenyataannya kata ini sebenarnya sangat melekat erat pada diri kita tanpa disadari.

“Ach matcha cih? Ciyus? Miapah? Mialoh! Hahahaha.”

Yuk saya ajak kalian biar lebih “ngeh” terhadap branding.😀

Yak, mari kita mulai dari istilah Brand itu sendiri. Menurut American Marketing Association (AMA), brand didefinisikan “ A name, term, design, symbol or any other feature that identifies one seller’s good or services as a distinct from those of other seller’s “ atau dalam terjemahan bebasnya dikatakan bahwa brand (merek) adalah sebuah nama, istilah, tanda, simbol atau ciri-ciri lain yang memperkenalkan barang atau jasa milik suatu penjual sebagai pembeda dari milik penjual-penjual lainnya. Dari definisi AMA diatas, kunci penciptaan sebuah brand adalah kemampuan memlih nama, logo, simbol, desain kemasan, atau atribut-atribut lainnya yang membedakan sebuah produk dengan produk lainnya. Jadi, menurut saya branding adalah segala proses atau kegiatan yang berkaitan dengan brand yang bertujuan untuk menciptakan persepsi yang diinginkan terhadap sebuah brand di dalam benak orang.

Nah, contoh kecil dari branding yang sudah sangat sering saya temui adalah saat orang membeli atau meminum air putih, hampir selalu masyarakat kita menyebut nama sebuah merek air minum yang sangat terkenal di Indonesia, yaitu Aqua. Orang Indonesia pada umumnya menyebut setiap air minum dengan nama Aqua, walaupun mungkin sebenarnya minuman yang dia beli bermerek Ades atau Vit. Hal ini menunjukkan sebuah proses branding yang sudah berhasil menancap di benak sebagian besar masyarakat Indonesia, bahwa air minum putih itu ya Aqua. Hal ini disebut Brand Dominance.

Merek mampu menjangkau luas karena sebuah pengalaman yang mengikat kuat. Merek sendiri memiliki hubungan emosional yang lebih dari sekedar sebuah produk itu sendiri. Merek memiliki peranan penting atas suksesnya sebuah perusahaan, dan orang-orang berbicara baik tentang sebuah merekatas kemauan mereka sendiri disebut dengan Brand Enthusiast. Biasanya orang-orang ini telah mendapatkan Brand Experience dari sebuah merek sehingga tercipta ikatan emosional dan membuatnya memiliki persepsi positif dari sebuah brand. Sekarang pun muncul istilah baru untuk orang-orang ini yaitu Brand Evangelist, seseorang yang bukan saja loyal namun sangat bersemangat untuk merekomendasikan sebuah brand kepada orang lain hingga orang itu membeli produknya, tanpa ada pikiran untuk mendapatkan keuntungan sedikit pun. Bahkan saking hebatnya branding, ada orang-orang yang menjadikan sebuah brand sebagai filosofi hidupnya atau mungkin agamanya, yang apabila ada orang lain mencemooh brand tersebut, bisa saja terjadi pertengkaran di antara mereka. Fenomena yang luar biasa menurut saya, tanpa kita sadari kita semua telah ter-“Brand-Washed” atau dicuci otak oleh merek-merek.

Dengan merek yang baik, konsumen akan dapat membuat keputusan untuk membeli dan menggunakan merek tersebut. Jantung dari sebuah brand adalah ide, dan ide dapat berubah dan diubah sehingga sebuah brand dapat terus eksis, tumbuh dan berkembang. Brand dibagi menjadi beberapa macam yaitu, brand image, brand equity, brand essence, brand personality, brand elements, brand positioning, brand experience, brand architecture, brand strategy. Well, untuk penjelasan dari istilah-istilah ini mungkin akan saya bahas lain waktu.🙂

Seiring dengan pertumbuhan jumlah entrepreneur yang semakin meningkat di Indonesia, otomatis semakin banyak pula brand atau merek-merek yang muncul dan berusaha mengambil hati dan menanamkan persepsi positif mereka di masyarakat. Oleh karena itu bermunculan pulalah Brand Consultant di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dll. Brand consultant ini adalah penyedia jasa atau agensi branding bagi merek-merek yang ingin agar brandnya dapat dikenal dengan baik oleh masyarakat.

Nah, saat ini saya sedang mendalami ilmu branding dan marketing dengan melakukan magang di Creasionbrand, yaitu salah satu agensi/konsultan branding dan marketing terbesar di Bandung. Semua ini saya lakukan demi thesis saya yang akan berfokus pada branding dan marketing produk dari brand saya, Stereo Desserts.

We’ll see how I can get for my thesis from this internship!

For those who have vision of what you want to do for your life, best of luck!

And for those who haven’t, keep searching for your passion and do things that you enjoy the most!

Ciao!😀