My life and the way I see it

Category Archives: economy

Here are 25 things that a young entrepreneur named Derrick Fung has learned about life.

image

When I turned 25 a few months ago, I wrote down some of the things I’ve learned over my short time on earth. The last year has been a crazy roller-coaster ride which has enabled me to see certain things like never before. Last year during this time, I was working at what I would consider my “dream job” – well, before I discovered my current “job” (I don’t think I can even call it a job). Over the last year, I’ve tried to learn from people who have “made it” in life – entrepreneurs, figureheads, lawyers, bankers and even politicians. I’ve realized that there is no formula to success in life, but there are definitely lessons that can be learned to help along the journey. I came up with the following list which I hope to someday come back to – but for now, I think it’s a pretty accurate depiction of how I think 😉 So without further adieu:

  1. Take risks when you’re young. The older you become, the harder it gets. But they should always be calculated.
  2. The most important thing you learn in school is how to learn. Once you master that, nothing will stand in your way. Never stop learning.
  3. I would rather say that I tried and failed than live a life of regret. You miss every shot you don’t take.
  4. Dream big. Life is too short to only be mediocre.
  5. Music is the cheapest and simplest cure to life’s problems. Queue up your favourite play list, put on some headphones, and take a walk. You’ll instantly feel better.
  6. Drink beer. Lots of it. It makes you think more creatively. Oh, and wine too.
  7. Join clubs and put yourself in as many different social settings as possible. It will help you understand people and make you a better communicator.
  8. Start your own business as young as possible. Even if it’s a lemonade stand, it will teach you business lessons you’ll use for the rest of your life.
  9. If you’re going to fail, fail fast and make it public. Don’t drag it on. Then pick yourself back up. Knowing that others watched you fail will encourage you to prove them wrong.
  10. Meet lots of different people. Life is serendipitous in many ways and you never know what can happen.
  11. When life throws lemons at you, make lemonade. Then pour it for all your friends. Be optimistic. It spreads like wild fire.
  12. Success does not lead to happiness. You need to be happy first before you can become successful. Find what makes you happy. Don’t stop until you find it.
  13. Many people don’t want to start businesses because they are scared. Successful entrepreneurs got to where they are because they were willing to tread where others wouldn’t. If you’re too scared to leave your 9-5 job, entrepreneurship is not meant for you.
  14. Surround yourself with people way smarter than you. That is the only way you will be challenged to grow.
  15. Only those who are with you during the struggles deserve to be with you when you celebrate the successes.
  16. Pick and choose your battles carefully. There are only 24 hours in a day. If something isn’t worth your time, just say no…or outsource it to India 😉 (thank you 4 Hour Workweek)
  17. The most important asset to invest in is yourself. Take classes to make yourself a better person and never stop learning. Buy books. Lots of them.
  18. True friends will never question why you disappeared off the face of the earth. They will be there for you unconditionally.
  19. The more comfortable you are with a job you don’t want to be doing, the harder it will become to leave it and chase your dreams. Learn what you can, then go change the world.
  20. A dream job does not exist. You have to create it.
  21. Travel as much as you can. You will come back with a wider perspective of the world and more ideas on how to change it.
  22. “Thank You” – the most powerful two words in the English dictionary.
  23. God gave us all a purpose. Don’t settle until you find yours. I didn’t think mine was to sit in front of computer screens and trade foreign exchange, so I kept looking.
  24. The world may seem big and scary. But the older you get, the more you realize that everything is man-made. Nothing is set in stone. Don’t stick with the status quo.
  25. Life is not easy. But having the right support group with you during your journey goes a long, long way.
Do you have any more to add to this list?

Reblog from http://blog.fastcompany.com/post/42505278049/25-things-ive-learned-about-life-lessons-from-an

Advertisements

I have THREE MAIN CONCERNS for 2013:

First one is THESIS:

Tesis adalah penelitian mendalam,  yang sungguh-sungguh dilakukan dengan proses  yang berasal dari berbagai informasi dan data yang dikumpulkan.  Tesis berangkat dari suatu masalah dan bagaimana kita menyelesaikan suatu masalah tersebut dengan menggunakan pandangan dan analisis mendalam  kita  berdasarkan ilmu, teori, puluhan jurnal yang kita pahami dan berbagai data yang kita miliki. 

Ngebacanya aja dah berat, kalau ngejalaninnya… Harus dibawa fun biar semangat! Paling bener kalau ada yang nyemangatin sih..  Hahaha. We’ll see, pokoknya 2013 harus kelar! Amin!

Second one is EXPANSION:

Ek, perluasan peredaran uang ke dalam sirkulasi.

Gw harus menetap di suatu daerah beberapa saat, dimana gw bakal melakukan ekspansi untuk mengetes dan melakukan riset terhadap pasar di kota-kota besar. Karena target tahun ini adalah Stereo Desserts Go National. This should be fun, traveling+networking+opening distribution channel at the same time! Semoga lancar, amin!

Third one is LIVING HEALTHY:

Pola hidup sehat mempunyai 3 pondasi utama yaitu nutrisi yang tepat, olahraga yang teratur, serta manajemen stress yang optimal. Dengan menjalankan ketiga pondasi hidup sehat, kesehatan Anda akan lebih terjaga kini dan nanti. Niscaya, berbagai penyakit seperti gangguan jantung, stroke, diabetes, hipertensi, kanker, ataupun jenis penyakit yang lain dapat dihindari.

Harus sudah mulai sadar umur, being twenty something means taking a really good care of your own body, if you want to live longer, period. Gw sudah harus mulai memperhatikan apa yang gw makan, seberapa besar kalorinya, dan dengan kata lain, harus sudah mulai makan makanan-makanan yang rasanya hambar (kalori rendah) buat hidup sehat dan menjadikannya sebagai sebuah habit.

Selamat tinggal wisata kuliner.. Eh, sekali-sekali sih gapapa lah, sekalian buat nyari inspirasi baru.. 😀

These are my Resolutions in 2013. What is yours? Please kindly share your resolution here. 🙂


  “The art of marketing is the art of brand building. If you are not a brand, you are a commodity.

Then price is everything and the low-cost producer is the only winner.” – Philip Kotler

Kali ini saya ingin membahas tentang brand building, kenapa?

imageDalam buku 60 Minute Brand Strategist oleh Idris Moote disebutkan:

To plan for one year, grow sales.

To plan for three years, grow channel.

To plan for decades, grow a brand. 

Sama seperti layaknya manusia, sebuah brand memiliki nama, personalitas, karakter dan reputasi.

Dan layaknya terhadap manusia, kita bisa memberikan respek, bahkan mencintai sebuah brand.

Kita bisa menganggapnya sebagai sahabat, atau hanya sekedar kenal.

Kita bisa melihatnya sebagai sesuatu yang bisa kita andalkan atau remehkan; yang berprinsip atau oportunis; yang peduli atau yang masa bodoh.

Sama seperti saat kita berada diantara orang-orang tertentu atau orang lain, begitu pula apakah kita menyukai beberapa brand dan bukan brand-brand yang lain.

Serta layaknya manusia, sebuah brand akan tumbuh matang dan merubah produknya seiring waktu. Namun karakter dan keyakinan intinya (core belief) jangan sampai berubah. Begitupula kepribadian fundamental dan pandangannya terhadap hidup.

Setiap orang memiliki karakternya masing-masing, hal itu juga berlaku untuk para brand.

Karakter seseorang mengalir dari integritasnya: kemampuan untuk  menghasilkan sesuatu di bawah tekanan, kemauan untuk melakukan hal yang benar daripada yang bijaksana.

Kita menilai karakter seseorang dari kinerja masa lalunya dan bagaimana dia berpikir dan beraksi, baik dalam keadaan yang baik terutama dalam keadaan yang buruk.

Hal yang sama juga berlaku pada brand.

Sebuah brand merupakan aset tak berwujud yang berada di hati dan pikiran masyarakat.

Hal ini didefinisikan oleh harapan orang tentang manfaat tangible dan intangible yang dikembangkan dari waktu ke waktu oleh komunikasi dan, yang lebih penting lagi, dengan tindakan!
image

Untuk membangun Brand yang sukses berarti melakukan empat hal berikut:

1. Membuat Janji. (Brand Promise)

2. Mengkomunikasikan Janji tersebut.

3. Menjaga Janji.

4. Menguatkan Janji tersebut.

Aspek nyata dari brand Anda adalah Janji.

Apa yang terbaik yang dapat Anda lakukan?

Apa imbalannya?

Apa yang bisa konsumen Anda andalkan ?

Janji ini menjadi bagian intrinsik dari pesan pemasaran Anda.

Agar  Anda untuk memiliki janji ini, Anda harus berkomunikasi strategis dan kreatif di berbagai jenis Media yang luas.

Kedua pihak Anda, baik internal maupun eksternal harus menjadi pemercaya sejati dari janji tersebut.

Dan satu-satunya cara untuk membuat mereka benar-benar percaya adalah dengan menepati janji tersebut.

Hubungan berbasis kepercayaan dan memberikan nilai lebih yang disebut brand adalah bukti bahwa perusahaan secara organisasional selaras untuk mengulangi proses dan mempertahankan nilai-nilai.

Cari dan bangun niche Anda. Perjelas kemampuan Anda yang berbeda untuk membuat dampak.
Tentukan hubungan yang diinginkan antara pelanggan / calon pelanggan dan produk Anda.
Ciptakan ikatan emosional melalui setiap interaksi dengan pelanggan.
Layaknya manusia, merek memerlukan nama, kepribadian, karakter, dan reputasi.

Brand Management adalah elemen penting dari strategi perusahaan, bukan semata-mata fungsi pemasaran. Ini membantu perusahaan dalam menciptakan nilai bagi para pemegang saham. Strategi merek adalah ekspresi yang berjalan terus-menerus dari strategi bisnis.

imageBranding sering disalahartikan dengan kampanye iklan atau identitas perusahaan. Perusahaan masih beralih ke brand sebagai obat mujarab. Di tangan pemula, branding menjadi cara untuk mengaburkan kesamaan relatif atau membuat janji yang tidak dapat dipenuhi, bukannya mengkomunikasikan keunikan yang relevan dan membangun kepercayaan serta kredibilitas.

Ada tiga kunci persyaratan untuk membangun brand yang kuat:

1. Kepercayaan antara brand dan konsumen

2. Identitas umum antara brand dan konsumen

3. Titik perbedaan antara berbagai brand dalam satu set

Satu hal yang pasti dari branding adalah efeknya yang tidak bisa dilihat atau diukur langsung setelah kita melakukan brand activation, karena membuat sebuah brand yang kuat membutuh waktu yang lama dan proses yang terus menerus hingga perspektif yang kita inginkan menancap dibenak konsumen.

Yap, sekian blog post saya kali ini, selamat melakukan brand building dan brand management bagi diri, bisnis, maupun perusahaan Anda! 😀